Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

Hidup itu [Bukan] Beban

Hidup itu beban….ya kah?
Setiap hari ada hal yang kita lakukan, ada yang kita pikirkan, ada pula amanah yang harus kita kerjakan, ada pula janji-janji kita yang harus ditunaikan, atau masih ada sejumlah hutang yang belum selesai dilunasi. Ya,bagi mahasiswa, beban semacam tugas, worksheet, quiz, UTS, project, UAS, skripsi, thesis, atau sampai level disertasi adalah sejumlah beban yang memang harus ditemui bukan untuk dihindari. Beban itu sejumlah item yang mengenai kita menimbulkan efek berat dalam diri kita. Entah berat karena kita merasa belum mampu atau berat karena waktu yang tersedia serasa tak seimbang dengannya. Ya,beban itu selalu datang, walau tak kita minta. 
Kita sudah tahu bahwa begitulah beban selalu datang.Tapi kita selalu tetap saja melangkah.Walau saat menemuinya, keluhan dan rintihan tak henti keluhan dari ucapan atau hanya sampai batas perasaan. Hanya di level batin.Huh,rasanya tak kuasa. Rasanya ingin istirahat atau hore-hore sesaat. Haha,kenapa selalu punya keingin…

Dialog (Belajar)

D:”Sudah dibaca jurnalnya?” M:”Sudah,Pak.Tapi saya masih belum paham.” D:”Kamu baca berapa kali memangnya? M:Baru 1x,Pak.  D:Nah,baca kembali,minimal 3x. M:*_* D:Selamat belajar! Ini cerita yang kudapatkan kemarin dari seorang dosen. Ya,beliau juga pernah jadi mahasiswa. Beliau pernah merasakan begitunya belajar. So,jangan menyerah saat 1x baca jurnal belum paham. Harus diulangi lagi. Sampai ada titik cerah menuju paham, sehingga bisa lebih semangat dan percaya diri. Hm,belajar itu ga ada habisnya! So,kesabaran dalam belajar harus diupgrade terus. -Sabar harus selalu membersamai kita dalam proses belajar- Tanpa kesabaran, mungkin saja kita berhenti di tengah jalan. Fighting! Do your Best! Give your Best! Jangan sekali-kali mencoba untuk menyerah dan jangan sekali-kali menyerah untuk mencoba.^_^ Teruslah berusaha, karena harapan itu PASTI ada. #Menyemangati diri sendiri

Sebelum Si Dia Minta Maaf

Ada hal yang sederhana yang kudapatkan beberapa pekan yang lalu, tapi baru aku sadari dan alami. Tentang ukhuwah, ya sebut saja persaudaraan, persahabatan, pertemanan atau membangun kerja sama dengan yang lain, atau singkatnya interaksi dengan orang lain. Tak bisa disangkal, pasti setiap hari kita saling bertemu, tak jarang selalu ada percakapan atau dialog, entah berdua, bertiga, atau dalam jumlah massa yang banyak. Tak juga sadar dan terasa ada beberapa hal yang mungkin bisa melukai hati seseorang. Terutama itu kalau terjadi pada diri ini. Ya, mungkin banyak yang kita tutupi, kita rahasiakan rapat-rapat dalam hati, agar setidaknya kita terlihat tegar, bahasa gaulnya biar terkesan #akurapopo. Hahaha, konyol sebenernya. Tapi mungkin saja itu terjadi. Atau ada juga yang bisa berani menunjukkan respon tersinggung dengan emosi atau dengan celetukan yang sifatnya seperti serangan balik. Hehehe, kalau yang ini terkesan ga mau kalah. Kalau disakitin ya balas nyakitin, kayak kalau dicubit y…

Cerita Perjalanan Dapat Beasiswa S2

Berakit-rakit Ke Hulu, Berenang-renang Ke Tepianhttp://kampusgw.com/beasiswa/berakit-rakit-ke-hulu-berenang-renang-ke-tepian ...... Alhamdulillah, sekarang saya menjadi mahasiswa Magister Ilmu Komputer Universitas Indonesia dan menjadi salah satu penerima Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPPDN) Calon Dosen Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI 2013. Kuliah S2 dengan beasiswa? Kenapa tidak? Siapa coba yang tidak mau. Saya termasuk salah satunya yang mau, bahkan sangat mau. Terkadang ada bisikan syetan ke telinga saya, “Mimpi kali yeee….!!!” ------ Bulan lalu saya mengirimkan tulisan ke admin kampusgw.com.Alhamdulillah, setelah beliau edit, akhirnya bisa ditampilkan juga di web tsb. Hm, mungkin ceritaku juga bisa dibaca disana ^_^. Btw pastinya banyak yang lagi nunggu tentang pengumuman BPPDN 2014 Calon Dosen. Kok sampai hari ini, DIKTI tak kunjung mengeluarakan pengumuman. Isu atau berita fakta, aku juga tak paham. Katanya tah…

Harus tetap Semangat! Beban => Sanggup!

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya [2:286]. Hari ini baca terjemahan juz 3, mata dan hati bergetar membaca ayat ini. Cukup lama,aku terdiam. Tidak biasanya. Begitu merasakan bahwa kalam Allah itu luar biasa. Ada pesan yang ingin disampaikan pada diriku yang sedang terkesan “mengeluh”. Sebenernya ayat terakhir di surat ini pun tak asing, dan sering membacanya. Kali ini aku membaca terjemahannya. Seperti dapat nasehat yang mengena di hati. Bukan untuk menyerah, justru untuk menerima.

Pemilu Sudah Dekat !!!

Kalau peringatan lewat judul film “Kiamat Sudah Dekat” itu sungguh keren. Tapi sepertinya Pemilu Sudah Dekat itu juga keren kan? Hehe,ini plesetan yang maknanya juga reminder. Mengingatkan bahwa pemilu legislatif sudah semakin dekat. Tanggalnya pun kita sudah tahu, InsyaAllah 9 April 2014. Semoga  kita pun bisa menyiapkan diri dengan baik. Hehe, bukan bermaksud menyamakan dengan kiamat atuh, tapi ini hanya seruan sederhana. Bahwa memang selayaknya kita ikut atau berpartisipasi sebagai warga Negara yang baik untuk meberikan suara ke calon yang terbaik untuk Indonesia tercinta. Eits, tapi bisa jadi lho kalau nanti terpilih pemimpin yang dzalim bisa membuat kayak mau kiamat saja.Huhuhu, lebay banget deh. Hm, kata siapa coba kayak gitu? Hm, kata siapa ya? Opini orang di era demokrasi itu macem-macem ya.

Bersyukur : Isi Hati Itu Tak Semua Orang Tahu (Silent Mode On)

Judul yang aneh kayaknya ya, hehe.(-_-)” . Dari dulu semua orang udah tahu kali bahwa isi hati kita itu diam dalam sunyi. Hehe, silent mode on bahasa lainnya. Hohoho, iya, Alhamdulillah, bersyukur atas kenikmatan yang luar biasa ini. Ya, isi hati kita hanya diri ini dan Allah yang tahu. Orang lain tahu itu karena bisa jadi kita yang menyampaikannya atau karena dari ekspresi kita menunjukkan apa yang kita rasakan dalam hati. Hm, iya, jadi semuanya akan lebih jelas kalau kita ngomong, apa yang kita ingin sampaikan ke orang lain. Walau terkadang banyak hal dalam hati kita yang tak kuasa disampaikan lewat mulut kita. Hehe, apa saja itu….Kau tahu lah!#Ups.

Belajar. Lagi Belajar. Belajar Lagi.

Belajar itu harus sabar Belajar itu harus tegar Belajar itu harus punya hati yang lebar Belajar itu harus dengan semangat yang berkobar Belajar itu harus punya target melebihi standar Dan belajar dari proses belajar itu akan membuat kita jadi pribadi yang benar Hm, lagi-lagi belajar itu topik yang tak akan ada habisnya. Seperti pembahasan tentang cinta, hehe, pasti tak akan ada ujungnya, selalu iterasi berkali-kali, dibahas dengan berbagai model dan tipe tak akan membuat kehilangan pembaca, justru semakin menarik. Eits, kembali ke topik belajar euy, jangan melulu bahas cinta. Padahal belajar itu adalah proses yang ada di sepanjang hidup kita. Salah satunya adalah belajar memahami cinta. Lho,kok balik lagi sebut kata “cinta”  lagi? Hehe, iya nih, yang nulis ini lagi jatuh cinta, sama siapa? Sama yang namanya kegiatan belajar. Hohoho, beneran, sensasinya tuh luar biasa. Sebelumnya belum tahu, setelah belajar, harusnya outputnya paham. Eh, pas ada yang tanya tentang sesuatu yang kita pe…

Mengapa Jangan Golput ???

Copy -> Paste dari tulisan yang ditulis oleh Rahmadi Kurnia

Pilkada dan Pemilu itu, ibarat final permainan sepak bola. Bila kita tidak memilih dan memihak kepada salah satu tim yang berlaga, tetap saja akan ada pemenang dalam sebuah pertandingan.

Sungguh aneh kalau kita beranggapan bahwa kalau banyak yang tidak memilih atau memihak salah satu kesebelasan maka pertandingan akan dibatalkan dan partai final kemudian diganti dengan cabang olah raga lain..Bola voli misalnya...

Dengan memilih dan memihak kepada salah satu kesebelasan yang kita suka dan percaya, setidaknya kita masih banyak berharap pada setiap gerak langkah kaki pemain tim pilihan kita di lapangan untuk mencetak gol. Semangat kita tumbuh mengikuti liuk kaki mereka membawa bola mengancam gawang lawan..Motivasi kita masih kuat untuk memberikan nasihat dan koreksi atas permainan mereka yang mungkin salah dan tidak sesuai dengan harapan kita.. Semangat berbuat dan melakukan perbaikan itu akan terus ada ketika kita punya pili…