Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Cerita sebelum Lulus #MKom

Mengejar takdirNya Semua takdir itu kuasa Allah.
Ada takdir yang pasti,terkait hidup mati dan jodoh
Tapi ada takdir yang bisa berubah,baik dari doa,amal,dan usaha
Kali ini harus berusaha dan berjuang tuk meraih takdirNya untuk LULUS #MKom Berusaha dan berjuang
Belajar sungguh-sungguh Sadar sekali bahwa usaha dan tulisan draft saya kemarin masih banyak kekurangan dan celah
Besok senin,12 januari 2015 jam 3-5sore insyaAllah akan saya sampaikan kembali di depan para penguji
Sekarang dan besok usaha belajar memahami dan melengkapi celah-celah dalam tulisan saya
Sehingga senin sudah ada persiapan menyampaikan klarifikasi dari justifikasi hasil tesis ini
Semoga Allah bisa menyempurnakan semuanya
Aamiin Kali ini mungkin bukan “menjemput” takdirNya tapi aku menyebutkan “mengejar” takdirNya
Boleh jadi dinyatakan lulus memang hasil akhir dari ujian ini
Tapi bagiku tidak hanya itu
Lalu apa?#ups
Ada deh….#lebihdariitu Bismillah…cukup intro belajarnya
#kembalikelaptop

Hati hati dengan hati ya!

-sumber bethanurina.tumblr.com Kita tak sendirian di dunia ini,ya iyalah!
Kita punya banyak teman pastinya,He em.
Baik di dunia nyata maupun di dunia maya #internet
Luar biasa pokoknya.
Ngerasakan dari zaman ke zaman yang banyak perubahan,membuat kita harus lebih punya daya tahan
Daya tahan menghadapi ujian dan tantangan
Yups,salah satunya menyikapi adanya “perhatian”
#cieeeeee Mulai masuk ke topik yang aku mau ceritakan
Semoga aku tidak berlebihan
Bismillah Siapa sih yang ga suka kalau diperhatikan?
Apalagi ama si “dia”
Iya kan,hayooo ngaku?
Eh,bentar-bentar.
Variabel dia harus kita definisikan terlebih dahulu ya,agar tidak bayangin seseorang yang jauh disono
Eheeem,”dia” ini digunakan sebagai kata ganti orang ketiga tunggal.#daridulukalee
Oke,lebih spesifik.
Hm,dia ini adalah salah satu dari teman atau bagian dari jaringan sosial yang kita miliki.
Yup,belum kebayang juga kah?
Ok,lebih spesifik batasan masalahnya.
dia ini lawan jenis kita.
Nah,kalau gini lebih menjurus kan ya?
Ok,cukup. Latar belakangnya git…

Cerita Waktu Makan Siang

14 Januari 2015  Kemarin,aku makan siang di kantin MUI (Masjid Ukhuwah Islamiyah) setelah selesai service si hon-hon.Nah,karena lapar maka pesan yang cepat jadi.Oke sepiring nasi dan tongseng ayam.Aku duduk sendiri di meja yang kosong agar leluasa menikmati makan siang.Tak lama kemudian,pesanan datang dan akhirnya mulai makan. Seperti hari-hari sebelumnya,ada adek-adek imut yang menawarkan barang dagangannya,ya berupa tissue.Adek itu menghampiriku dan duduk di depanku,sambil mengulang-ulang perkataannya “Kak,beli tissuenya donk.Satu aja,buat makan.” Aku jawab lirih,”maaf,ga dek.” Adek itu mengulang kembali perkataannya. “Sudah,jangan maksa mbaknya yang sedang makan.Itu di mejanya kan sudah ada tissue,”sahut ibu kantin di meja depanku.Hmmm,langsung diem deh akhirnya. Nah,baru cerita dimulai.Ibu tersebut memulai mengajak ngobrol 2 adek yang jual tissue tsb dan berbagi nasehat tentang berdagang.Pertama yang ditanyakan adalah apakah adek-adek ini sekolah,rumahnya dimana,dapat izin ortunya,ds…

Repost : CeritaJika #26 : Jika Istrimu Seorang Programmer

Copaste dari http://kurniawangunadi.tumblr.com/post/74769784403/ceritajika-26-jika-istrimu-seorang-programmer
Pernahkah kau membayangkan sebelumnya bertemu dengan sosok sepertiku, yang setiap hari tak pernah absen di depan laptop. Berapa kali begadang mungkin tidak bisa kuhitung dengan jari, karena hampir setiap hari. Tapi tak jarang aku bisa tertidur di depan laptop walau deadline kerjaan belum selesai. Kalau sedang asyik otak-atik source code, serasa aku punya dunia fantasi sendiri, bisa tiba-tiba ketawa sendiri karena hasilcompile keluar tulisan success, atau tak jarang marah-marah sendiri karena programnya masih error. Sayangku, saat kau lihat aku stress di depan laptop, jangan ragu untuk mendekat dan mendekapku dengan penuh cintamu.

Sayangku, jujur, di dalam hatiku yang paling dalam, aku sebenarnya menginginkan kehidupan yang normal seperti perempuan yang lain. Profesi yang sangat menunjukkan sifat halus, perhatian dan juga keibuannya, sebut saja profesi dokter, perawat, guru, psi…

Masa ini

Demi masa.
Sungguh,manusia itu berada dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran.
[ Al Asr 1-3] Ya,Allah sudah mengingatkan kita tentang masa.Kita akan rugi kalau tidak masuk dalam golongan yang "kecuali" itu.
Orang beriman.
Sudahkah kita termasuk orang yang beriman?
Ups,ga cukup beriman doang ternyata,ada kata "dan"
Jadinya logikanya kedua syarat harus terpenuhi agar bernilai True kan.
True "dan" True hasilnya"True"
Ga boleh salah satu.
Dan klausa kedua setelah "dan" adalah mengerjakan kebajikan. Nah,mengerjakan kebajikan ini banyak buangeeeet.
Dari senyum menentramkan hati saudara yang lain.
Ucapkan salam kepada yang lain.
Mendoakan dam berbakti pads ortu
Sampe jihad fii sabilillah juga mantep bgt Eits,sampe disini masih banyak kan yang memenuhi syarat "perkecualian" sbg orang yg tak merugi.
Nah lho,masalahnya kalimatnya belum titik,…