Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2008

Spesial tuk Sahabat – sahabatku TERSAYANG

”Sahabat seperti bintang, walau jauh, tapi tetap bercahaya. Meskipun kadang menghilang, tapi sebenarnya di tetap ada di tempatnya. Dia tak mungkin dimiliki, tapi tak bisa dilupakan, dia selalu di hati.”
”Sahabat bisa marah, tapi ga bisa membenci. Sahabat bisa menangis, tapi kadang ga bisa melihatmu sedang menangis. Sahabat bisa saja diam, tapi akan bertindak cepat saat kau disakiti.”
”Sahabat adalah dorongan ketika kau hampir berhenti, petunjuk ketika kau tersesat, membiaskan senyuman sabar ketika kau berduka, memahapmu ketika kau hampir tergelincir, dan mengalungkan butir – butir mutiara doa padamu.”
Rabb, jagalah sahabatku dalam agama-Mu. Kuatkan pijakan kakinya dijalan-Mu. Kuatkan jasadnya dengan rahmat-Mu. Kuatkan ruhnya dengan kecintaan padaMu. Buatlah dia tersenyum sampai kelak ke Syurga-Mu.

Sungguh penting banget sahabat dalam hidup ini....Aku tak bisa mengelak pernyataan ini. Tanpa sahabat di sisiku, aku merasakan kekosongan dalam hatiku. Saat dia bersamaku, aku seperti punya k…

pertanyaan yang aneh ....

Pertanyaan....

Pernahkah kau merasakan terasing di dalam suatu komunitasmu?
Pernahkah kau merasakan terdampar di suatu komunitas asing?
Pernahkah kau merasa yang paling rendah di antara semua yang ada di situ?
Pernahkah kau merasa tak perlu berada di sana, dan pingin cepet-cepet pergi?
Pernahkah kau merasa malu tuk gabung, dan hanya diam sepanjang waktu di sana?
Pernahkah kau merasa yang paling ga berharga di antara yang di sana?
Pernahkah kau merasa yang paling ga pantes ada di situ?

Kalau jawabannya....kebanyakan ya...
Gawat tuh,perasaan minder kayak gitu bener – bener akan menyiksamu. Pasti yang akan kau pilih adalah berusaha secepatnya tuk keluar dari perkumpulan itu.Walau kau mungkin tahu, mereka semua ga akan menyakitimu. Dan sangat mungkin, mereka pun tak pernah mempermasalahkan keberadaanmu.

Jujur, keadaan itu pun pernah aku rasakan. Malah lebih drai tiga kali, hehe....
Gimana solusinya?
”positif thinking” aja!
Walau memang sulit, kita usahakan bisa menahan emosi diri. Anggap keadaan di se…

LIBURAN pasca LEBARAN tahun ini.....

Liburan tahun ini, Alhamdulillah aku merasakan nikmatnya. Walau memang tak ada yang sempurna di dunia, hanya Allah semata. Maksudku, liburanku dipenuhi hal – hal yang beragam. Ada yang menyenangkan, ada juga yang membuat bosan.
Dimulai tanggal 2 Oktober 2008, aku hanya di rumah. Menghabiskan waktu di rumah, kebanyakan hanya ngegame. Bener – bener waktu bermalas-malasan. Aku bosan.
Tanggal 3 Oktober, ada agenda silturrahmi bareng OSIS MPK SPADA JOE di rumah Cupu. Awalnya, aku ragu. Pasalnya ga ada motor yang bisa kupakai. Aku coba sms salah satu temenku sehari sebelumnya, alhamdulillah jawabannya memberi harapan. Tetapi, besoknya ternyata dia masih mudik. Terus kucoba ke yang lain, dia ada agenda lain. Yach, akhirnya sang operator yang jemput aku. Hehe...kepagian lagi. Pas di tempat tujuan, sang tuan rumah belum siap. Ya...akhirnya berjalan agak sesuai rencana. Di sana ada Vidya, Devid, Farid, Rachmat, Reno, Retta, dan Cupu. Hmm....kesimpulannya, hari ini acaraku kumpul temen SMP.
Tang…

HARI RAYA IDHUL FITRI 1429 H kali ini sungguh berbeda

Alhamdulillah, aku masih diberi kesempatan Allah tuk merasakan hari kemenangan ini. Alhamdulillah, aku diizinkan Allah tuk bisa berkumpul kembali dengan ibu, ayah dan adik-adiku tersayang. Adikku yang baru jadi MABA FKM UI bela-belain pulang kampung walau liburannya hanya seminggu, tangal 6 Oktober dah mulai kuliah. Lain denganku, UB start kuliah 13 Oktober.
Takbir telah berkumandang, menandakan hari yang fitri telah datang. Idhul Fitri yang ditunggu – tunggu telah tiba. Semuanya merayakan hari kemenangan ini dengan suka cita. Lebaran kali ini sungguh berbeda bagiku. Ternyata beberapa anggota keluargaku bahkan tetanggaku juga merasakannya.
Setelah sholat Id di masjid deket rumahku, aku bersama ibu dan adikku langsung menuju ke makam mamaku (alias nenekku). Inilah suasana baru yang aku rasakan tahun ini. Tahun – tahun yang lalu, sepulang sholat Id, aku langsung bergegas pulang, dan nenekku telah menunggu di depan pintu menyambut tanganku yang ingin meminta maaf.
Tahun lalu (2007), a…

muhasabah nich!!

MUHASABAH yuk….!!!
RAMADHANKU kali ini…..bagaimana ?

Akhirnya sampai juga di penghujung bulan ramadhan, di sepuluh hari terakhir. Aku menulis tulisan ini adalah Jumat, 26 September 2008. Di kamarku di rumah....Hehehe..alias dah pulang kampung, ke Jombang.
Setelah kulewati bulan penuh berkah dan ampunan ini, banyak sekali yang aku rasakan. Entah itu apa aja, tak bisa kusebutkan satu per satu, hanya ada beberapa yang meninggalkan beberapa bekas, yaitu pahatan di dalam hati ini. Beberapa kejadian yang mungkin berada di luar daerah sampel yang ada di otakku sebelumnya, hehe....maksudnya kejadian yang ga pernah aku kira sebelumnya. Waduh, maaf kalo pake istilah statistika yang agak kurang pas...hehe, pasalnya kemarin kuliah ditutup dengan teori peluang.....
Saat ini, saatnya intropeksi diri, selama ramadhan ini, apa saja yang telah aku perbuat. Apalagi setelah mendapatkan tausiyah dari pak ketum FORKALAM lewat tiga lembar kertas di terakhir syuro PDPH yang lalu, benar – benar buat aku menga…