Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

Ramadhan ini Berbeda

Ramadhanku tahun ini berbeda dengan tahun lalu atau tahun-tahun sebelumnya.
Tahun 2013 yang lalu,walau sudah lulus,tapi masih kerja di Malang.Masih kuingat,trakhir 3 Agustus jadi momen berpamitan dengan “keluarga” di kampus.
Baru akhir ramadhan pulang ke rumah,entah H-3 atau H-2.Aq lupa,yg pasti saat targetan amil setor ziswaf selesai.Oh,so sweet. Tahun sebelumnya,2012,tak jauh berbeda,hampir full kegiatan di Malang.Ya,masih dengan kegiatan kampus.Apa saja,banyak. Tahun ini,2014,seharusnya mungkin aq juga da di Depok saja.Hehe,status mahasiswa lagi.Tapi ternyata harga tiket kereta membuatku memilih pulkam pada 7Juli yg lalu.Sehingga,puasa di Depok sekitar 9 hari,sisanya di rumah tercinta.
Mungkin sangat sederhana,sangat sepele,apalagi kalau ditanya kegiatan di rumah apa.Hm,jujur aku mulai menikmatinya.Seakan hanya menemani ibuku ngobrol waktu di dapur,waktu nonton tv,atau ikutan dalam proyek rajutan ibu.Hehe,ibuku rajin dan suka buat rajutan,sekarang proyeknya buatin bros bunga buat sem…

Bros Bunga Rajut ^_^ Cantik

Gambar
Bros bunga rajut 
Cantik kan,
itu hasil karya ibuku ^_^ Aku hanya bagian satuin mahkota bunga dan daunnya



Lagi,rekap SMS Taujih Aa Gym

· ·Sahabat, kelembutan hati akan lebih menggugah dan bisa merubah dibanding kekasaran dan kekerasan. ·Tidak selayaknya, makhluk dan benda yang tidak berdaya jadi sandaran ataupun dtakuti, kekuasaan dan ketentuan hanya milik Allah semata. ·Karena yang Maha Menentukan itu hanya Allah maka kita semua harus siap dengan ketentuanNya, yang penting benar niat dan ikhtiar. ·Sahabat, Orang yang sibuk mencari kesalahan orang lain, pasti sulit memperbaiki diri sendiri, karena tidak sepat melihat kekurangan diri ·Bila kita senantiasa bersyukur atas hal-hal kecil, maka hidup ini akan jauh lebih nyaman dan karunia akan bertambah melimpah. ·Sahabat, tidak akan bisa jadi pemimpin yang baik, pemimpin yang cinta dunia dan diperbudak nafsu. ·JANGAN RAGU keindahan skenario Allah, tiada yang lebih menginginkan kita bahagia dan selamat selain Dia Yang Maha Baik. ·Sahabat, salah satu kunci melembutkan hati adalah bergaul dan peduli dengan saudara kita yang dhuafa dan yang dilanda musibah. ·Sahabatku yang murah senyu…

Indonesiaku [Belum] Jujur

Wah, Pilpres kali ini tepat di bulan ramadhan, sehingga harapan besar adalah semuanya akan jujur. Kan kalau bohong, dosanya juga berlipat. Lagi puasa kan ga mungkin curang. Pikirku sederhana dan lugu mungkin. Itu harapan yang sederhana. Tentang jujur. Masing-masing kita jujur. Baik pemilih maupun petugas yang berwenang, di TPS misalnya sampai di tingkat nasional.
Huh, ga nyangka. Kecewa. Sangat. Kenapa masih belum JUJUR. Kenapa masih ada kecurangan dan manipulasi jumlah suara? Kenapa? Inikah Indonesiaku? Bukankah “jujur” ini adalah budaya dan sikap yang harus dilestarikan dan diterapkan. Kalau kayak gini terus, bagaimana bisa saling percaya? Apakah memang sistem yang “merayu” sehingga bisa terjadi hal seperti ini.
Terkait fenomena ini, mungkin Indonesiaku memang belum bisa besar. Karena masih melupakan hal yang dasar, terkait kejujuran. Hm,aku tak paham tentang apa yang terjadi. Tapi semakin tidak tertarik untuk mencari tahu siapa yang salah, siapa yang bohong atau siapa yang tidak j…