Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2009

“Ketika Impian Kemarin Menjadi Kenyataan Hari Ini”

Hm….judul yang bagiku memotivasiku setiap hari…Jadi inget kisah Danang, Sang Pembuat Jejak, lulusan IPB yang menuliskan 100 targetnya, dan impiannya terwujud. Sampai akhirnya sekarang telah menginjakkan kaki di negeri sakura. Hm….memang pada awalnya rasa pesimis atau merasa mustahil, tapi dengan keyakinan dalam hati yang kuat, terus diimbangi usaha yang maksimal, dan tetep tawakal serta berdoa, impian itu insyaAllah bisa terwujud.
Yuph, salah satu target jangja pendekku tercapai,meraih IP di atas 3,5 dan IPK diatas 3,5 (IPK 3,57). Alhamdulillah, walau IP semester ini turun (3,89 menjadi 3,68) , tapi bagiku memang inilah yang terbaik,melihat tingkah lakuku yang ga karuan selama kuliah. Hehehe….kegiatan organisasiku yang awalnya ga seberapa, semester ini kayaknya mengembang….Hehehe lebay. Kegiatanku tak lagi dominant di dalam kampus, sekarang ada juga kegiatan di luar kampus, aliasnya keluar kota. Tetapi ya gitu, harapan itu masih ada, amanah ini bukan hambatan aku berprestasi, amanah in…

“Tarbiyah bukan segala-galanya, tetapi segalanya tidak akan tercapai tanpa tarbiyah”

Judul di atas, aku dapatkan dari artikel yang pernah kubaca dengan judul yang sama. Yach….aku hanya menulis sebagian dari isi dari bulletin tersebut. Semoga bermanfaat…
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam taurat, Injil dan Al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah ? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (At-taubah : 111)
Proses tarbiyah itu ibarat orang menanam sebuah pohon. Tarniyah dimulai dengan mencari “lahan yang baik” untuk dapat ditanami. Kemudian dicari bibit yang baik untuk ditanam. Setelah itu lahan yang ada dibersihkan dari ilalang, rerumputan maupun tanaman pengganggu, gulma, dan sebagainya. Setelah tanah diolah dan siap ditanami, barulah kemudian ditanam. Tidak cukup di …

“Tarbiyah bukan segala-galanya, tetapi segalanya tidak akan tercapai tanoa tarbiyah”

Judul di atas, aku dapatkan dari artikel yang pernah kubaca dengan judul yang sama. Yach….aku hanya menulis sebagian dari isi dari bulletin tersebut. Semoga bermanfaat…
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam taurat, Injil dan Al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah ? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (At-taubah : 111)
Proses tarbiyah itu ibarat orang menanam sebuah pohon. Tarniyah dimulai dengan mencari “lahan yang baik” untuk dapat ditanami. Kemudian dicari bibit yang baik untuk ditanam. Setelah itu lahan yang ada dibersihkan dari ilalang, rerumputan maupun tanaman pengganggu, gulma, dan sebagainya. Setelah tanah diolah dan siap ditanami, barulah kemudian ditanam. Tidak cukup di …